Trayek pH
Trayek pH Indikator
Label: Asam-Basa, Kimia, Kimia Larutan, SMA
Trayek pH indikator merupakan trayek rentang perubahan warna suatu zat indikator pH yang biasa digunakan dalam titrasi. Zat yang dapat digunakan sebagai indikator pH berupa:
Metil Jingga
Metil Jingga memiliki trayek perubahan warna antara pH 3,1 – 4,4.
Jika pH kurang dari 3,1 larutan berwarna merah, jika pH lebih dari 4,4 larutan berwarna kuning
Metil merah
Metil Merah memiliki trayek perubahan warna antara pH 4,2 – 6,2.
Jika pH kurang dari 4,2 larutan berwarna merah, jika pH lebih dari 6,2 larutan berwarna kuning
Bromtimol biru
Bromtimol biru memiliki trayek perubahan warna antara pH 6 – 7,6.
Jika pH kurang dari 6 larutan berwarna kuning, jika pH lebih dari 7,6 larutan berwarna biru
Fenolftalein
Fenolftalein memiliki trayek perubahan warna antara pH 8 – 9,8.
Jika pH kurang dari 8 larutan tidak berwarna, jika pH lebih dari 9,8 larutan berwarna merah
Kertas Lakmus
Kertas lakmus akan berubah warna merah pada larutan dengan pH kurang dari 7 dan berubah warna biru pada larutan dengan pH lebih dari 7.
Untuk lebih memahami perubahan warna trayek pH indikator-indikator tersebut, perhatikan gambar berikut:
Contoh soal
✽ Contoh 1 ✽
Suatu larutan menunjukkan perubahan warna menjadi jingga kemerahan ketika diberi indikator metil merah. pH larutan tersebut memiliki kisaran antara .…
Penyelesaian:
Indikator metil merah memiliki trayek pH 4,2 – 6,3 dengan perubahan warna merah – kuning. Warna larutan setelah pemberian indikator adalah jingga kemerahan. Oleh karena itu kemungkinan pHnya ada di antara trayek pH metil merah. pH warna jingga merupakan nilai tengah trayek pH indikator tersebut yaitu
pH=(4,2+6,3)2=10,52=5,25
warna jingga kemerahan menunjukkan bahwa pH larutan lebih mendekati warna asam yang menjadi batas bawah trayek pH metil merah, sehingga perkiraan atau kisaran pH larutan tersebut adalah 4,2 – 5,25.
✽ Contoh 2 ✽
Suatu larutan tidak menunjukkan adanya perubahan warna ketika diberi indikator fenolftalein (PP). Akan tetapi berubah warna menjadi biru ketika menggunakan indikator bromtimol biru. Larutan tersebut memiliki pH pada kisaran .…
Penyelesaian:
Indikator fenolftalein (PP) memiliki trayek pH 8,3 – 10,0 dengan perubahan tak berwarna – merah. Warna larutan setelah pemberian indikator PP adalah tak berwarna, sehingga kemungkinan pHnya di bawah 8,3.
Indikator bromtimol biru memiliki trayek pH 6,0 – 7,6 dengan perubahan warna kuning – biru. Warna larutan setelah pemberian indikator adalah biru, sehingga kemungkinan pHnya melebihi batas atas trayek pH metil merah yaitu 7,6.
Dari kedua hasil indikator tersebut dapat disimpulkan bahwa pH larutan berada pada kisaran7,6 – 8,3.
Komentar
Posting Komentar