Sifat-sifat Koligatif Larutan
SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
Sifat koligatif larutan adalah suatu gejala larutan yang ditimbulkan jumlah partikel zat yang terlarut.
Sifat koligatif yang ditimbulkan diantaranya (yang akan dibahas sesuai SILABUS),
- terjadinya penurunan tekanan uap di permukaan larutan.
- terjadinya penurunan titik beku larutan.
- terjadinya kenaikan titik didih larutan.
- terjadinya tekanan osmotik dari larutan.
Silahkan tentukan tekanan uap pada larutan mana yang paling tinggi,
pada larutan elektrolit kuat atau pada larutan elektrolit lemah atau pada larutan non elektrolit..?
Berikan alasan mu..!
Jumlah partikel zat yang terlarut tergantung apakah zatnya elektrolit kuat ataukah zatnya elektrolit lemah atau zatnya nonelektrolit.
Sifat yang ditimbulkan oleh larutan elektrolit lebih besar dibandingkan di dalam larutan non elektrolit.
Adakah diantara kalian tahu mengapa bisa demikian..?
Seperti yang kalian tahu bahwa larutan elektrolit terurai menjadi partikel ion-ion sedangkan larutan non elektrolit tidak terurai.
Larutan elektrolit,
H2SO4 --> 2H(+) + SO4(2-)
1 mol 2 mol 1 mol
Terlihat awal zat yang dimasukkan sebanyak 1 mol, setelah di dalam larutannya terdapat 3 mol jumlah partikel.
(zat elektrolit setelah dilarutkan terurai, sehingga jumlah partikelnya bertambah)
Larutan non elektrolit,
C6H12O6 --> C6H12O6
1 mol 1 mol
Terlihat awal zat yang dimasukkan 1 mol, setelah di dalam larutannya juga 1 mol jumlah partikel.
(zat nonelektrolit setelah dilarutkan tidak terurai, sehingga jumlah partikelnya tetap)
Jumlah partikel ion pada larutan elektrolit kuat lebih banyak dari pada dalam larutan elektrolit lemah.
Larutan elektrolit kuat,
HCl --> H(+) + Cl(-)
1 mol 1 mol 1 mol
Terlihat dalam larutannya terdapat 2 mol partikel.
Larutan elektrolit lemah,
HCN <=> H(+) + CN(-)
1 mol. 1α mol 1α mol
Terlihat dalam larutannya terdapat 2α mol partikel.
(harga α di bawah harga 1 untuk elektrolit lemah).
Jadi jumlah partikel dalam larutannya di bawah 2 mol
(zat elektrolit kuat terurai nya lebih banyak dibandingkan dengan zat elektrolit lemah)
Dapat disimpulkan, pengaruh sifat zat elektrolit kuat atau elektrolit lemah atau nonelektrolit berpengaruh terhadap besarnya efek sifat koligatif yang ditimbulkan.
Efek sifat koligatif yang diperlihatkan pada larutan elektrolit kuat lebih kuat dari dalam larutan elektrolit lemah, dan larutan non elektrolit efek sifat koligatifnya paling kecil.
Catatan
Selain keempat sifat koligatif di atas masih ada sifat koligatif lainnya, seperti pada sifat koloid.
Komentar
Posting Komentar