Penguatan Karakter Religius Bangsa Indonesia

Penguatan Karakter Religius
(Lima Prioritas Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia) oleh Herman, S.Pd

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dapat menumbuhkan karakter siswa 4C dan 1I, yaitu siswa mampu berpikir kritis (critic), siswa menjadi kreatif (creative), siswa mampu berkomunikasi (comunicative), dan siswa mampu berkolaborasi (colaborative), serta siswa mampu berinovasi (inovative) sehingga sekolah menghasilkan jebolan yang handal mampu bersaing di abad ini.

"Pendidikan karakter yang diterapkan tersebut harus mengacu pada lima utama karakter prioritas yaitu Religius, Nasionalis, Gotong-royong, Mandiri, dan Integritas" demikian ucap Arie Budiman, staff ahli mendikbud bidang pembangunan karakter (14/6/2017).

Pendidikan karakter Religius

Selama ini banyak permasalahan sosial, seperti tawuran, menghina satu sama lain, ujaran kebencian, hoax, bom bunuh diri,  hal ini mencerminkan ketidaksejalanan dengan hal-hal religius atau kurang mendalamnya dan kurangnya dalam pelaksanaan hal-hal religius.

Pendidikan karakter Religius ini janganlah dibebankan pada sekolah. Pendidikan karakter Religius ini dimulai dari komunitas kecil yaitu keluarga. Membantu tetangga yang kurang mampu, menghormati orang yang mau melaksanakan ibadah agamanya, hal-hal ini merupakan contoh-contoh yang melekat bahkan tertanam dalam jiwa.

Pendidikan karakter Religius berisi muatan patuh melaksanakan ajaran yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, hidup rukun dengan pemeluk agama lain sehingga melahirkan jiwa yang Toleransi, Cinta Damai, Persahabatan, Teguh Pendirian, Ketulusan, Percaya Diri, Anti Perundungan dan Kekerasan, Tidak Memaksakan Kehendak, Mencintai Lingkungan, Kerja sama Antar Pemeluk Agama dan Kepercayaan, Menghargai Perbedaan Agama dan Kepercayaan, Melindungi yang Kecil dan Tersisih.

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Religius di sekolah  dapat dilakukan dengan strategi inklusif, seperti inklusif pada mata pelajaran (silabus, rpp), inklusif budaya sekolah (diperlukan budaya sekolah yang mendukung PPK Religius ini diperlukan kebersamaan), inklusif eksplorasi (eksplore bakat), inklusif teman sejawat (penularan kepada teman kerja).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Praktekum Trayek pH

Kejadian eksoterm dan endoterm dalam kehidupan sehari-hari

Trayek pH