Pentingnya Mengetahui Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia
Pentingnya Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia oleh Herman, S.Pd
Pendidkan karakter mendorong tumbuhnya kompetensi abad 21
" Dengan satu hari delapan jam dalam seminggu selama 5 hari, diharapkan 70% sebagai pendidikan karakter dan 30% pengetahuan umum" demikian ucap Arie Budiman, staff ahli mendikbud bidang pembangunan karakter (14/6/2017).
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dapat menumbuhkan karakter siswa untuk berpikir kritis, kreatif, mampu berkomunikasi dan berkolaborasi (4C) dan memunculkan inovasi sehingga menghasilkan jebolan yang mampu bersaing di abad 21 ini.
Globalisasi memang sudah tidak dapat ditolak kehadirannya. Globalisasi yang telah merambah kepada semua aspek kehidupan, baik ekonomi, politik, maupun budaya. Untuk menangkal hal negatif dan kita tidak kehilangan jati diri (nilai-nilai karakter bangsa yaitu hasil galian nenek moyang bangsa sendiri) maka perlu dilakukan penguatan nilai-nilai karakter bangsa kita.
Pemerintahan Jokowi Widodo telah menetapkan 9 program Nawacita dalam hal ini program ke 8, melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dalam hal ini program penguatan pendidikan yang berkarakter.
" Pendidkan karakter yang diterapkan tersebut harus mengacu pada lima nilai utama karakter prioritas yaitu Religius, Nasionalis, Gotong-royong, Mandiri, dan Integritas" demikian Arie Budiman.
Pendidkan karakter mendorong tumbuhnya kompetensi abad 21
" Dengan satu hari delapan jam dalam seminggu selama 5 hari, diharapkan 70% sebagai pendidikan karakter dan 30% pengetahuan umum" demikian ucap Arie Budiman, staff ahli mendikbud bidang pembangunan karakter (14/6/2017).
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dapat menumbuhkan karakter siswa untuk berpikir kritis, kreatif, mampu berkomunikasi dan berkolaborasi (4C) dan memunculkan inovasi sehingga menghasilkan jebolan yang mampu bersaing di abad 21 ini.
Globalisasi memang sudah tidak dapat ditolak kehadirannya. Globalisasi yang telah merambah kepada semua aspek kehidupan, baik ekonomi, politik, maupun budaya. Untuk menangkal hal negatif dan kita tidak kehilangan jati diri (nilai-nilai karakter bangsa yaitu hasil galian nenek moyang bangsa sendiri) maka perlu dilakukan penguatan nilai-nilai karakter bangsa kita.
Pemerintahan Jokowi Widodo telah menetapkan 9 program Nawacita dalam hal ini program ke 8, melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dalam hal ini program penguatan pendidikan yang berkarakter.
" Pendidkan karakter yang diterapkan tersebut harus mengacu pada lima nilai utama karakter prioritas yaitu Religius, Nasionalis, Gotong-royong, Mandiri, dan Integritas" demikian Arie Budiman.
Komentar
Posting Komentar