Ikatan Ion
Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi antara atom yang berkecenderungan melepaskan elektron membentuk ion positif dengan atom yang berkecenderungan menarik elektron membentuk ion negatif, secara kimia.
Ikatan ion, gaya tarik-menarik terjadi antara muatan positif (dari ion positif) dengan muatan negatif (dari ion negatif).
Ion positif terjadi akibat atomnya berkecenderungan melepas elektron.
Adanya atom lain yang sifatnya menarik elektron membuat atom yang berkecenderungan melepas elektron terpacu untuk melepaskan elektronnya.
Ion negatif terjadi akibat atomnya berkecenderungan menarik elektron.
Adanya atom lain yang sifatnya melepas elektron membuat atom yang berkecenderungan menarik elektron terpacu untuk menarik elektronnya.
Adanya atom yang berkecenderungan melepaskan elektron dan adanya atom yang berkecenderungan menarik elektron adalah bertujuan untuk menuju susunan konfigurasi yang stabil.
Jadi atom yang berkecenderungan melepaskan elektron dan atom yang berkecenderungan menarik elektron disebabkan atom tersebut belum stabil konfigurasinya.
Di alam atom-atom yang stabil adalah unsur-unsur gas mulia ( pada Tabel periodik terdapat pada gol VIIIA)
Unsur-unsur gas mulia ini dianggap stabil karena unsur-unsur ini tidak mau bereaksi (sukar bereaksi).
Unsur gas mulia (VIIIA) secara berurutan dari peeiode 1, periode 2 dan seterusnya (berikut konfigurasinya),
2He : 1s2
10Ne : 1s2, 2s2, 2p6
18Ar : 1s2, 2s2, 2p6, 3s2, 3p6
36Kr : 1s2, 2s2, 2p6, 3s2, 3p6, 4s2,
3d10, 4p6
54Xn : 1s2, 2s2, 2p6, 3s2, 3p6, 4s2,
3d10, 4p6, 5s2, 4d10, 5p6
86Rn : 1s2, 2s2, 2p6, 3s2, 3p6, 4s2,
3d10, 4p6, 5s2, 4d10, 5p6, 6s2,
4f14, 5d10, 6p6
Elektron valensi (ev),
yaitu elektron di kulit terluar.
2He :1s2 (ev = 2)
10Ne : 2s2, 2p6 (ev = 8)
18Ar : 3s2, 3p6 (ev = 8)
36Kr : 4s2, 4p6 (ev = 8)
54Xn : 5s2, 5p6 (ev = 8)
86Rn : 6s2, 6p6 (ev = 8)
Jadi hanya pada perioda 1 saja yang elektron valensi nya = 2. Pada perioda ke 2 dan seterusnya elektron valensinya = 8.
Atom yang berkecenderungan melepaskan elektron.
Contoh,
3Li : 1s2, 2s1 (ev = 1)
Li punya 2 kemungkinan untuk menjadi stabil.
Pertama,
1s2, 2s1 menjadi 1s2, 2s2, 2p6
Li harus menarik 7e(-)
Kedua,
1s2, 2s1 menjadi 1s2
Li harus melepaskan 1e(-)
Pilihan jatuh pada yang kedua yakni Li berkecendrungan melepaskan 1e(-)
Reaksi pelepasan 1e(-)
Li ---> Li(+) + 1e(-)
terlihat Li melepas 1e(-) berubah menjadi Li(+)
Li adalah bentuk tidak stabil
ion Li(+) adalah bentuk stabil.
Atom yang berkecenderungan menarik elektron.
Contoh,
7N: 1s2, 2s2, 2p3 (ev = 5)
N punya 2 kemungkinan untuk menjadi stabil.
Pertama,
1s2, 2s2, 2p3 menjadi 1s2, 2s2, 2p6
Li harus menarik 3e(-)
Kedua,
1s2, 2s2, 2p3 menjadi 1s2
Li harus melepaskan 5e(-)
Pilihan jatuh pada pertama yakni N berkecendrungan menarik 3e(-)
Reaksi menarik 3e(-)
N + 3e(-) ---> N(3-)
terlihat N menarik 3e(-) berubah menjadi N(3-)
N adalah bentuk tidak stabil
ion N(3-) adalah bentuk stabil.
Teknik Ikatan Ion
Ikatan ion terjadi bila ada ion positif dan ion negatif
Catatan, jumlah muatan sudah harus sama.
Contoh,
11Na dengan 8O akan membentuk senyawa......
11Na : 1s2, 2s2, 2p6, 3s1
dengan ev = 1
Cenderung melepas 1e(-)
menjadi ion positif satu, Na(+)
8O : 1s2, 2s2, 2p4
dengan ev = 6
Cenderung menarik 2e(-)
menjadi ion negatif dua, O(2-)
Kedua ion belum sama muatannya,
Ion Na(+) muatannya 1 hrs dikali 2
Ion O(2-) muatannya 2 hrs dikali 1
Sehingga ion Na(+) ada 2 dan ion O(2-) ada 1
Ikatan yang terjadi,
Na(+) + O(2-) --->
2Na(+) + O(2-) ---> Na2O
Jadi senyawa yang terbentuk : Na2O
Na2O disebut senyawa ion
Senyawa ion adalah senyawa yang dibentuk oleh ikatan ion.
Latihan,
Tuliskan senyawa ion yang terbentuk dari,
A. atom 20Ca dengan atom 17Cl
B. atom 13Al dengan atom 16S
Komentar
Posting Komentar